Kebakaran lahan dan hutan, selama puluhan tahun, mendera Indonesia hampir setiap tahun. Kebakaran ini menimbulkan kerugian sangat besar. Sebagai gambaran, Luca Tacconi dari Center for International Forestry Research (Cifor), tahun 2003, melaporkan, kebakaran hutan Indonesia pada 1997-1998 yang menghanguskan 11,7 juta hektar lahan menimbulkan kerugian 2,3 miliar dollar AS-3,2 miliar dollar AS. Kerugian itu mencakup kerusakan pada lahan, hutan, bangunan, biaya pengendalian kebakaran, serta kerugian akibat dampak pada pariwisata, transportasi, dan terutama kesehatan.