Media coverage

Each year, CIFOR’s research and scientists are mentioned in over 1,500 news stories by local and international media outlets worldwide. Find the latest here, with over a decade of archives.


Menolak Menjadi Pengecut

SEBAGAI ilmuwan dengan segudang aktivitas, Herry Purnomo mengaku menikmati beragam kegiatan, terutama berkolaborasi dengan peneliti lain. Ketika bekerja dengan ilmuwan asing, adrenalinnya terpacu. Pasalnya, ia ingin membuktikan ilmuwan Indonesia tidak bisa disepelekan. Baginya, setiap kolaborasi juga punya kompetisi.

"Jadi, saya selama di CIFOR menemukan semangat, adrenalin karena kempetitornya enak, kolaboratornya juga enak," ucap Herry ketika ditemui di kantornya di Bogor, Kamis (19/9).
Herry mengaku tidak pernah minder ketika berhadapan dengan para peneliti asing atau dari universitas terbaik dunia. Sebaliknya, Herry mengaku makin bersemangat untuk memberikan yang terbaik.

"Kalau saya adrenalinnya tumbuh kalau ngomong kayak gitu-gitu, presentasi di depan ilmuwan Cambridge (University). Senang. Termotivasi," tambahnya.

Karakter itu tidak lepas dari pendidikan yang diberikan orangtuanya. Saat ia menjadi mahasiswa baru, ia sempat bangga menyandang status mahasiswa. Namun, yang ia lihat tidak sesuai.

"Saya punya pengalaman saat menjadi mahasiswa baru. Begitu pulang dari IPB ke Lumajang, saya jalan-jalan ke pertanian. Sebagai mahasiswa baru saya bilang ke bapak, gimana ini bertani kok cara memupuknya salah," kenang Herry.
Read more on Media Indonesia