Emisi karbondioksida, yang membuat bumi semakin hangat, dan mendorong terjadinya perubahan iklim, bisa berasal dari asap kendaraan bermotor atau berbagai aktivitas yang menggunakan bahan bakar fosil, seperti penggunaan listrik dan kegiatan industri. Berdasarkan penelitian CIFOR, hutan mangrove Indonesia disebut menyimpan lima kali karbon lebih banyak per hektare dibandingkan dengan hutan tropis dataran tinggi. Tercatat, Indonesia memiliki sekitar tiga juta hektare hutan mangrove atau mewakili 20 persen lebih bakau dunia, sementara Australia dan Brasil di posisi kedua dan ketiga, hanya memiliki sekitar 900 ribu hektare mangrove, perbedaan yang sangat jauh.