Peneliti Senior di
Center for International Forestry Research, Daniel Murdiyarso, mengatakan ekosistem mangrove memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan karbon yang baik.
Blue carbon pesisir termasuk di antaranya mangrove, mempunyai kemampuan menyerap karbon hingga 20 kali dari hutan biasa. Sedangkan kemampuan menyimpan karbon maksimum hingga 5 kali hutan tropis. Keberadaan hutan mangrove sangat penting bagi Indonesia. Terlebih, saat ini sekitar 40 persen terdegradasi dalam kurun waktu 30 tahun. Daniel menegaskan bahwa upaya penyelamatan ekosistem hutan mangrove yang telah rusak tidak cukup dilakukan hanya dengan restorasi atau rehabilitasi. Penegakan hukum dan aturan menjadi syarat mutlak untuk mengembalikan ekosistem mangrove, yang selama ini banyak beralih fungsi ke proyek-proyek pembangunan.