Media Coverage


2006

Indonesia proposes logging ban as floods devastate degraded areas

Indonesia proposes logging ban as floods devastate degraded areas

A commercial logging moratorium in Indonesia’s critically degraded forests was yesterday proposed by the country’s environment minister, following widespread flooding blamed on illegal logging. Forestry experts said enforcement would be the key to the policy’s success. “The government is doing some good things to try and to solve these issues but the problem is the law enforcement on the ground,” said Greg Clough of the Indonesia-based Centre for International Forestry Research.


Resensi Buku: Kajian Ekologi bagi Pengelolaan Hutan Produksi yang Lestari

Resensi Buku: Kajian Ekologi bagi Pengelolaan Hutan Produksi yang Lestari

Buku setebal 347 halaman ini berusaha menjawab pertanyaan” “Mengapa penelitian ekologi jarang menghasilkan perbaikan praktik pengelolaan hutan?”. Kegelisahan ini telah mengusik Douglas Sheil untuk menginisiasi pembuatan buku yang diterbitkan oleh CIFOR, dengan kontribusi dan melibatkan sejumlah organisasi seperti ITTO, UNESCO, Departemen Kehutanan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, TNC, WWF, WCS dan CIRAD, dan juga para peneliti dari dalam dan luar negeri berbagai institusi.


Sumber Masalah Kehutanan

Sumber Masalah Kehutanan

Banyaknya rekening atas nama menteri kehutanan yang dianggap BPK tidak jelas statusnya memang sentilan yang membuat kuping para pejabat Dephut merah. Menurut Bambang Setiono, analis keuangan pusat riset kehutanan CIFOR, yang harus dilakukan Dephut adalah membuat neraca keuangan yang transparan terhadap semua rekening keuangannya.


Centre: Une manne appelée “Okok”

Centre: Une manne appelée “Okok”

L’année 2006 est en train de s’achever sur une bonne note pour les agriculteurs de la filière "Okok" d’Evodoula. L’Association pour le Développement des Initiatives de l’Environnement (ADIE) qu’ appuie le Centre International de Recherche Forestière (CIFOR), dans les programmes de valorisation des produits forestiers non ligneux et de lutte contre la pauvreté en milieu rural, a récemment offert un important lot d’équipements agricoles et phytosanitaires composé entre autres de motos-pompes, de brouettes, d’arrosoirs, de pulvérisateurs, à cinq groupes d’initiatives communautaires (GIC), comptant parmi les plus dynamiques de cette localité. Le coût total du don est estimé à un peu plus de trois millions de FCFA.


Opini: Quo Vadis mebel indonesia?

Opini: Quo Vadis mebel indonesia?

Eskpor mebel kayu Indonesia menyumbang lebih dari satu miliar dollar AS setiap tahunnya. Bersama dengan karet alam, kelapa sawit dan alas kaki, mebel kayu merupakan andalan ekspor nonmigas Indonesia. Sungguhpun begitu, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mebel tidak menikmati nilai tambah (value added) yang memadai.



Beri Perhatian Khusus, Picu Desa Lestarikan Lingkungan

Beri Perhatian Khusus, Picu Desa Lestarikan Lingkungan

Tidak mudah untuk merealisasikan kebijakan Kabupaten Konservasi. Banyak tantangan yang harus dilewati. Tidak hanya karena keterbatasan daerah dalam mengeksploitasi kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) khususnya hutan. Namun, juga harus didukung adanya kesadaran dan tekad dari seluruh komponen masyarakat dalam merealisasikannya. Untuk itu, pemkab terus berusaha mengimbau dan mengundang para pakar dan ilmuwan guna melakukan penelitian, seperti mengenai flora dan fauna dan berbagai jenis batu-batuan yang ada di Malinau. Kegiatan tersebut, sudah dilakukan sekitar tahun 1986 yang difasilitasi WWF serta Center for international forestry research (Cifor).


Opini: Menuju Paradigma Baru Kehutanan Indonesia

Opini: Menuju Paradigma Baru Kehutanan Indonesia

Hasil kajian CIFOR (Center for International Forestry Research) mengatakan, pengelolaan hutan yang berbasis masyarakat membuka peluang untuk pengangkatan taraf hidup masyarakat. CIFOR melakukan penelitian tentang pengelolaan hutan berbasis masyarakat di lebih dari dua puluh negara di Asia, Afrika dan Amerika Latin. Program penelitian yang dikenal dengan Adaptive Collaborative Management of Forests, dilakukan sejak enam tahun lalu. Dari hasil penelitian yang luas itu, CIFOR merekomendasikan perubahan paradigma pengelolaan hutan dari sentralistik menjadi berazaskan kerjasama antara pihak berkepentingan seperti pemerintah, masyarakat, pengusaha dan lembaga nonpemerintahan (stakeholder participation).



Top