Praktik dan inovasi permodalan petani sawit di Malaysia dan Indonesia: Solusi permodalan jangka panjang dalam membangun rantai nilai berkelanjutan

Get the CIFOR publications update

CIFOR publishes over 400 publications every year on forests and climate change, landscape restoration, rights, forest policy, agroforestry and much more in multiple languages.

Praktik dan inovasi permodalan petani sawit di Malaysia dan Indonesia: Solusi permodalan jangka panjang dalam membangun rantai nilai berkelanjutan

Praktik dan inovasi permodalan petani sawit di Malaysia dan Indonesia: Solusi permodalan jangka panjang dalam membangun rantai nilai berkelanjutan

Pesan kunci

  • Menyediakan permodalan jangka panjang bagi petani, terutama untuk peremajaan, berpotensi mendorong rantai nilai yang lebih berkelanjutan dalam produksi kelapa sawit. Upaya ini diperlukan sejalan dengan permintaan minyak kelapa sawit yang diperkirakan akan meningkat pada dekade mendatang.
  • Perbankan enggan menyediakan permodalan bagi pekebun sawit karena biaya dan risiko yang tinggi. Padahal petani sangat memerlukan modal terutama untuk melakukan peremajaan. Minimnya akses petani pada permodalan dapat mengarah pada deforestasi (‘tebang dan bakar’), penggunaan bibit berkualitas rendah dan praktik pertanian tak berkelanjutan lainnya.
  • Dengan menyediakan akses permodalan jangka panjang, petani kelapa sawit terdorong untuk melakukan peremajaan, bukan memperluas lahan dengan melakukan deforestasi. Diperlukan pula dukungan bagi petani agar memiliki alternatif mata pencaharian untuk mengisi kekosongan penghasilan selama 3-5 tahun setelah penanaman. Menyadari peran penting petani dalam memenuhi permintaan global minyak sawit yang semakin tinggi, muncul berbagai skema permodalan inovatif dari sektor swasta, bank komersial, investor, lembaga permodalan pembangunan dan pemerintah.
  • Tulisan ini mengevaluasi berbagai kebijakan dan skema permodalan, sekaligus dampaknya bagi pendapatan petani, praktik yang lestari dan lingkungan pada industri minyak sawit di Indonesia dan Malaysia. Tulisan ini juga menganalisis skema permodalan yang dapat mendukung pembangunan kelapa sawit lestari oleh petani sehingga pasokan petani dapat terjaga atau diperluas dengan menyempurnakan praktik berkelanjutan.

Authors: Bronkhorst, E.; Cavallo, E.; van Dorth tot Medler, M.; Klinghammer, S.; Smit, H.H.; Gijsenbergh, A.; van der Laan, C.

Topic: oil palms, finance, sustainable development, policy, supply chain

Geographic: Indonesia,Malaysia

Series: CIFOR Infobrief no. 210

Pages: 4p

Publisher: Center for International Forestry Research (CIFOR), Bogor, Indonesia

Publication Year: 2018

DOI: 10.17528/cifor/006895


Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Altmetric score:


Export Citation

Related viewing

Top

CIFOR website usability survey

We're conducting research on our website and we'd love to hear from you about your experience on cifor.org. This will help us make improvements and prioritize new features. The survey should only take 5 minutes, and your responses are completely anonymous.

If you have any questions about the survey, please email us: cifor@cgiar.org

We really appreciate your input!

Start survey
I don’t want to participate
Remind me later