Optimalisasi dana sawit dan pengaturan instrumen fiskal penggunaan lahan hutan untuk perkebunan dalam upaya mengurangi deforestasi

Export citation

Tulisan ini membahas optimalisasi dana sawit dan pengaturan instrumen fiskal penggunaan lahan hutan untuk perkebunan serta insentif ekonomi lainnya dalam mendorong upaya mengurangi deforestasi dan degradasi hutan sebagai bagian dari pencapaian sasaran pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan. Dengan menggunakan berbagai metode pengumpulan data dan analisis seperti wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus dengan melibatkan para pihak terkait dengan sektor minyak sawit, baik di tingkat pusat maupuan di dua provinsi lokasi studi, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beragam pandangan terhadap prioritas penggunaan dana sawit baik yang digunakan sebagai insentif pengembangan biodiesel, peremajaan perkebunan sawit rakyat maupun peruntukan lainnya. Dana sawit dapat menjadi insentif untuk mengurangi deforestasi yakni dengan: mengoptimalkan penggunaan dana sawit untuk memberdayakan petani kecil kelapa sawit termasuk diantaranya untuk peremajaan tanaman yang tidak produktif, legalisasi lahan, sertifikasi ISPO, penyediaan database petani, dan penguatan pemerintah daerah; mengalokasikan dana sawit untuk subsidi bunga dan menyediakan modal produktif bagi petani kecil selama masa tenggang; mengatur pasokan minyak sawit melalui kebijakan moratorium pemberian izin baru untuk perkebunan kelapa sawit. Selain itu, penggunaan dana sawit juga harus diperkuat dari sisi teknis dan politik yakni dengan memprioritaskan dana sawit untuk pemberdayaan petani swadaya, memperhatikan kriteria lingkungan dalam penentuan calon penerima dana sawit dan memperkuat hasil keputusan terkait alokasi dana sawit dengan melibatkan peran para pihak.
Download:

DOI:
https://doi.org/10.17528/cifor/006882
Altmetric score:
Dimensions Citation Count:

Related publications

Get the CIFOR latest news