Laporan penelitian ini menyajikan hasil penelitian lapangan yang dilakukan di Kutai Barat, Kalimantan Timur sebagai bagian dari proyek Menjadikan Pemerintah Daerah Lebih Tanggap Terhadap Kemiskinan: Pengembangan Indikator dan Alat untuk Mendukung Pengembangan Penghidupan yang Berkelanjutan dalam Desentralisasi yang didanai CIFORBMZ. Laporan menunjukkan bahwa dampak otonomi daerah terhadap kesejahteraan Dayak Benuaq, masyarakat yang bergantung pada hutan, kelompok mayoritas masyarakat di Kutai Barat. Laporan ini menyajikan persepsi masyarakat Dayak Benuaq tentang kemiskinan dan kesejahteraan, mendokumentasikan perubahan yang terjadi setelah desentralisasi dan menjelaskan hubungan sebab akibat di balik proses-proses yang sedang berlangsung sambil memahami keterkaitannya dengan otonomi daerah.
Download:
Select file to download
DOI:
https://doi.org/10.17528/cifor/002359Altmetric score:
Dimensions Citation Count:
Publisher
Center for International Forestry Research (CIFOR)
Publication year
2007
ISBN
978-979-1412-46-9
Authors
Geographic
Indonesia