Mengelola Bentang Alam: Peran Budaya dan Nilai Tradisional

Budaya dan nilai tradisional berperan penting dalam melestarikan keanekaragaman hayati dan bentang alam. Hal ini tercermin dari kegiatan perlindungan daerah aliran sungai (DAS) dan hutan di sepanjang Sungai Kapuas, Kalimantan Barat. Masyarakat Adat Desa Keluin, Mensiau, dan Labian memiliki keterikatan dengan bentang alam tempat mereka tinggal dan bekerja. Bagi mereka, hutan merupakan sumber pangan, air bersih, tanaman obat, kayu dan serat, dan merupakan habitat penting bagi satwa liar.

Get the CIFOR latest news