Versi cetak | Sitemap

Metode

Mozambik

Pendekatan yang agak berbeda dilakukan oleh TREP untuk menilai lanskap di Taman Nasional Gorongosa di Mozambik Tengah. Setelah kunjungannya yang pertama di daerrah tersebut, TREP mengembangkan sebuah model konseptual eksplisit secara spasial tentang bagaimana masyarakat menilai lanskap mereka, dan kemudian kembali ke lapangan untuk mengumpulkan informasi guna melakukan validasi model ini.

Langkah-langkah kronologis dari pendekatan ini adalah sebagai berikut:

  1. Penilaian lanskap masyarakat

    1. Pembuatan model konseptual dan lapisan spasial dasar

    2. Kunjungan ke lapangan untuk membentuk sebuah tim penilai kegunaan sumber daya untuk masyarakat (community resource use assessment team, CRUAT), dan untuk menggunakan perangkat analisis sistem partisipatif untuk memahami dengan lebih baik sistem nilai yang ada di dalam masyarakat

    1. Perbaikan model

    2. Pembuatan sampel di sepanjang transek: di beberapa tempat, anggota CRUAT memberikan skor untuk barang dan jasa, biaya dan nilai lanskap (klik disini untuk menampilkan lembar data)

    3. Menguji dan memperbarui model (klik disini untuk menampilkan model)
  1. Inventarisasi dan penilaian vegetasi

    1. Stratifikasi berdasarkan interpretasi satelit dan foto udara

    2. Survei vegetasi (tradisional; dengan spesies, kelimpahan dan informasi struktur vegetasi)

    3. Klasifikasi dan penilaian keanekaragaman vegetasi

    4. Pengukuran nilai konservasi

Dan akhirnya

  1. Lembar penilaian masyarakat dan konservasi

    1. Analisis saling melengkapi dan/atau konflik antara masyarakat dan konservasi nilai lanskap, untuk

    2. memberi masukan bagi manajemen taman nasional mengenai pengelolaan pembagian wilayah dan daerah-daerah berpotensi konflik

Laporan yang berjudul Assessment of the value of woodland landscape function to local communities in Gorongosa and Muanza districts, Sofala province, Mozambique memberikan gambaran yang lebih detail.