Last updated April 2010 
 
Versi cetak | Sitemap

Metode

Kamerun

Survei di Kamerun sangat mirip dengan pendekatan MLA yang dikembangkan di Kalimantan (lihat deskripsi di atas). Dalam beberapa hal ada perubahan. Sampel tanah dan analisis tidak dilakukan untuk proyek skala kecil ini. Namun demikian, pandangan informan lokal tentang tanah dikumpulkan dengan menggabungkan pertanyaan-pertanyaan ke dalam wawancara tentang deskripsi daerah setempat.

 

Dalam kegiatan pemetaan, masyarakat dipisahkan ke dalam dua kelompok; pria dan wanita, dengan mengabaikan umur. Orang muda, yang menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk bersekolah di Yaoundé, memaknai kegiatan pemetaan sebagai sebuah unsur pembelajaran mengenai desa mereka.

 

Tim yang bekerja di Kalimantan menciptakan suasana informal dengan menyediakan kopi/teh dan biskuit selama wawancara dan kegiatan memberi skor. Hal ini terbukti sulit dilakukan di Nkolbibanda, karena makanan ringan dianggap hanya untuk anak-anak, seperti halnya minuiman tanpa alkohol. Bagaimanapun, minuman dan kadang-kadang makanan biasanya tetap disediakan setelah pertemuan.

kembali ke atas