Versi cetak | Sitemap

Metode

Bolivia

Ditinjau dari isi dan pendekatan secara umum, metode yang dipergunakan di Bolivia sangat mirip dengan yang di Indonesia (lihat deskripsi di atas). Satu-satunya tambahan kecil adalah kegiatan memberi skor (scoring) yang dilakukan anak-anak secara terpisah. 

Anak-anak berpartisipasi dengan menggambar kartu yang digunakan dalam kegiatan memberi skor untuk jenis-jenis lahan dan hasil-hasil hutan. Kegiatan ini pertama kali dilakukan dengan seluruh masyarakat desa dan berikutnya dengan kelompok-kelompok terpisah yang salah satunya adalah kelompok anak-anak.

Sebuah contoh kartu yang menggambarkan sunber daya yang bernilai tinggi, digambar oleh anak-anak. Arroz = padi; 2 varica en venta = 2 barrel (Brazil nuts) untuk dijual; hanta = tapir

Figure_2.jpg (16380 bytes) Figure_4.jpg (25085 bytes) Figure_6.jpg (15885 bytes)

Tambahan lain yang menarik untuk metode ini adalah perbandingan hasil mengenai kelimpahan jenis dengan data resmi dari pihak berwenang yang juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan survei.

kembali ke atas

 

Kamerun

Survei di Kamerun sangat mirip dengan pendekatan MLA yang dikembangkan di Kalimantan (lihat deskripsi di atas). Dalam beberapa hal ada perubahan. Sampel tanah dan analisis tidak dilakukan untuk proyek skala kecil ini. Namun demikian, pandangan informan lokal tentang tanah dikumpulkan dengan menggabungkan pertanyaan-pertanyaan ke dalam wawancara tentang deskripsi daerah setempat.

 

Dalam kegiatan pemetaan, masyarakat dipisahkan ke dalam dua kelompok; pria dan wanita, dengan mengabaikan umur. Orang muda, yang menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk bersekolah di Yaoundé, memaknai kegiatan pemetaan sebagai sebuah unsur pembelajaran mengenai desa mereka.

 

Tim yang bekerja di Kalimantan menciptakan suasana informal dengan menyediakan kopi/teh dan biskuit selama wawancara dan kegiatan memberi skor. Hal ini terbukti sulit dilakukan di Nkolbibanda, karena makanan ringan dianggap hanya untuk anak-anak, seperti halnya minuiman tanpa alkohol. Bagaimanapun, minuman dan kadang-kadang makanan biasanya tetap disediakan setelah pertemuan.

kembali ke atas