Pendugaan Emisi Gas Rumah Kaca Tahunan dari Hutan dan Lahan Gambut di Kalimantan Tengah

Pendugaan Emisi Gas Rumah Kaca Tahunan dari Hutan dan Lahan Gambut di Kalimantan Tengah

Publikasi ini menyajikan hasil perhitungan emisi gas rumah kaca (GRK) bersih tahunan dari kegiatan-kegiatan yang terjadi di hutan dan lahan gambut terdegradasi di provinsi percontohan REDD+ Kalimantan Tengah, untuk periode 2000-2011. Perhitungan ini mencakup dugaan emisi dan serapan GRK dari kegiatan-kegiatan: (i) deforestasi, (iii) degradasi hutan, (iii) pengelolaan hutan berkelanjutan, (iv) peningkatan stok karbon hutan, dan (v) oksidasi biologis dan kebakaran di lahan gambut yang terdegradasi. INCAS (Indonesian National Carbon Accounting System) digunakan dalam perhitungan GRK ini berdasarkan pendekatan berbasis model yang rinci (detailed model based approach) dengan menggunakan data, informasi, metodologi, keahlian dan teknologi terbaik yang tersedia. Pendekatan yang rinci ini diuraikan dalam ‘Metode Standar untuk Pendugaan Emisi Gas Rumah Kaca dari Sektor Kehutanan di Indonesia (Versi 1)’. Hasil dari analisis menunjukkan variasi tahunan yang nyata dalam emisi dan serapan GRK yang mencerminkan dampak dari pengelolaan lahan sebelumnya, pengelolaan saat ini dan fluktuasi dalam kondisi cuaca. Emisi GRK bersih yang dilaporkan mencakup semua sumber karbon (biomassa di atas permukaan tanah, biomassa di bawah permukaan tanah, serasah, kayu mati, dan tanah). Emisi yang berasal dari tanah organik (gambut) juga dilaporkan secara terpisah.

Authors: Krisnawati, H.; Imanuddin, R.; Adinugroho, W.C.; Hutabarat, S.

Topic: greenhouse,greenhouse gases,emission,forestry,REDD+,guidelines,peatlands

Geographic: Indonesia

Publisher: Research and Development Center for Conservation and Rehabilitation, Forestry Research and Development Agency, Bogor, Indonesia

Publication Year: 2015

ISBN: 978-602-1681-30-5


Export Citation

Related viewing

Top